Biarkan cinta menemukanku sekali lagi | Let love find me once more
Aku adalah wanita gila,
seperti badai yang terperangkap dalam kerangka rapuh,
menari di ambang kewarasan,
dihantui oleh bayang-bayang kepercayaan yang lama terkubur.
Dulu, aku meletakkan hatiku di tangan terbuka,
menyerahkan cinta seperti nyala api yang tak terjaga,
namun tangan-tangan yang bersumpah akan menggenggamku
hanya menyisakan abu di belakangnya.
Kini, ketakutan melekat bagai kulit kedua,
berbisik keraguan ke dalam jiwaku yang lelah,
mengubah cinta menjadi perang yang tak pernah kuingin lawan.
Aku larut dalam ruang sepi,
tersesat dalam badai pikiranku sendiri,
membangun tembok bukan untuk mengusir yang lain,
tetapi untuk mencegah diriku terjatuh.
Mereka memanggilku "wanita gila"..
Mereka membuatku berpikir aku adalah neraka baginya..
Aku mencoba membangun surga, surga yang ingin kulihat dari mata mereka saat mereka menatapku..
Aku masih mencoba....
Namun, aku masih merindukan...
menjadi lebih dari sekedar luka-lukaku,
untuk melepaskan beban kecurigaan ini,
mencintai tanpa gentar, tanpa mundur.
Aku mendambakan cinta yang tak lari,
cinta yang berdiri kokoh di tengah kekacauan dalam diriku,
cinta yang bertahan melalui setiap badai yang tiada henti.
Seseorang yang mampu melihat melampaui kobaran dan kehancuranku,
yang menyentuh kelembutan yang telah lama ku lupakan,
dan tetap tinggal, tanpa tanya, tanpa takut.
Maka aku berjuang, meski pertempuran itu ada di dalam,
membentuk kembali sosok wanita yang kusangka telah hilang,
belajar untuk percaya, untuk berharap, untuk sembuh.
dan saat hatiku tak lagi gemetar dalam genggamannya sendiri,
aku akan membuka pintu,
dan biarkan cinta menemukanku sekali lagi...
I am a mad woman,
a tempest trapped within fragile bones,
dancing on the edge of sanity,
haunted by ghosts of trust long buried.
Once, I laid my heart in open palms,
offered love like an unguarded flame,
but hands that swore to hold me
left only ashes in their wake.
Now fear clings to me like a second skin,
whispering doubts into my weary soul,
turning love into a battle I never wished to fight.
I unravel in quiet rooms,
lost in the storm of my own mind,
building walls not to keep others out,
but to keep myself from falling.
They call me "a mad woman"..
they make me think I am a hell for them..
I am trying to build a heaven, a heaven that I want to see from their eyes when they look at me..
I am still trying....
Yet still, I long...
to be more than my wounds,
to shed this weight of mistrust,
to love without flinching, without retreat.
I ache for a love that does not flee,
a love that stands firm amidst the chaos in me,
a love that endures every relentless storm.
Someone who sees beyond my fire and ruin,
touching the tenderness I have long forgotten,
and stays without question, without fear..
So I fight, even when the battle is within,
reshaping the woman I once thought lost,
learning to believe, to hope, to heal.
And when my heart is no longer trembling in its own hands,
I will open the door
and let love find me once more...
Komentar
Posting Komentar